Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Madiun

madiun


Madiun, Ampuh

Puluhan rumah di tiga kelurahan di kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Jawa Timur, terendam banjir, pada Selasa (15/4/2014). Selain rumah, banjir juga menggenangi lahan persawahan dan jalan raya.

Banjir yang diakibatkan luapan air dari Sungai Sono dan Piring ini sedikitnya merendam 44 rumah warga di Kelurahan Rejomulyo, Kelun, dan Tawangrejo, Kota Madiun, Jawa Timur.

Maria (37), salah seorang warga di Rejomulyo, mengungkapkan bahwa banjir disebabkan luapan air dari sungai anakan Bengawan Madiun. “Ketinggian airnya bervariasi,” kata Maria.

Agus Subiyanto, selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, mengatakan penyebab banjir itu karena Sungai Sono dan Piring tak mampu menampung debit air yang meningkat drastis. Pasalnya, sejak Senin malam hingga dini hari tadi, hujan deras mengguyur wilayah setempat dan daerah hulu sungai di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Menurut Agus, faktor penyebab banjir yang lain lantaran kelalaian petugas Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Madiun. Saat debit air meningkat, dua dari tiga pintu air Sungai Piring di wilayah Kecamatan Kartoharjo malah ditutup. “Untuk masalah ini sudah kami koordinasikan, agar pintu air dibuka semua,” ujarnya.

Saat ini, petugas BPBD telah mendistribusikan bantuan sarapan pagi sebanyak 300 bungkus kepada warga yang terdampak banjir. Pendistribusian bantuan ini disebabkan warga yang terdampak banjir dipastikan tidak memasak lantaran harus menyelematkan barang-barang di rumah dari rendaman air. “Untuk kerugian material tidak ada. Namun, aktivitas warga sempat terganggu lantaran banjir ini,” tandas Agus. (Nofika/Rokim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *