Bondowoso Hasilkan Padi Organik

padi organik

Bondowoso, Radaronline
Pemerintah Kabupaten Bondowoso ingin memosisikan diri sebagai daerah penghasil beras dan padi organik yang potensial. Oleh sebab itu, semua satuan unit kerja yang berhubungan langsung dengan sektor pertanian dilibatkan dalam proses produksi padi dan beras organik.

Kepala Dinas Pertanian Kab. Bondowoso, Hindarto, menjelaskan upaya mengembangkan areal tanam padi organik itu berdasarkan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Bondowoso, Amien Said Husni dengan Bank Indonesia wilayah Jember dan Universitas Muhammadiyah Malang. Dimana menurut rencana, Kab. Bondowoso memiliki lahan padi organic bersertifikat seluas 105 hektar di tahun 2016.

“Berdasarkan nota penandatangan kesepahaman antara Bupati Bondowoso dan BI wilayah Jember dan Universitas Muhammadiyah Malang, untuk lahan padi organic. Ini upaya baik disektor pertanian,” jelas Hindarto.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Dwi Suslamanto, mengatakan BI membina kluster pertanian organic untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Bondowoso. “BI dukung kesejahteraan petani di Bondowoso, khususnya dibidang pertanian,” tandas Dwi, kemarin.

Sementara itu, Jarpen Gultom SH., aktivis lingkungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (LSM AMPUH) di Jakarta, mengatakan mendukung penuh upaya pemerintah Kab. Bondowoso dalam memosisikan diri sebagai daerah penghasil beras dan pagi organic. “Upaya Pemkab Bondowoso patut didukung agar pertanian nya maju dan mendatangkan kesejahteraan bagi petani,” tandas Jarpen. (Sir/Rokim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *