Sumber Daya Energi Indonesia Paling Buruk se-Asia

Hendri

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia, Hendri Saparini. (Foto: Ist)

Jakarta, Ampuh
Sumber daya alam energi memiliki manfaat yang lebih besar yakni sebagai pendorong kegiatan ekonomi. Energi yang akan menjadi factor penting tidak hanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga dalam mendorong daya saing ekonomi suatu Negara.

Menanggapi hal tersebut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia, Hendri Saparini, menilai bahwa sumber daya energi seharusnya dapat menjadi sumber penerimaan keuangan Negara baik lewat pajak maupun non pajak yang kemudian akan direditribusikan melalui berbagai program dalam Anggaran Pengeluaran Belanja Negara (APBN).

“Ya sumber daya energi di Indonesia harusnya dapat menjadi sumber penerimaan keuangan Negara baik itu melalui pajak ataupun lewat non paja,” kata Hendri dalam diskusi Core Media di Jakarta, Selasa (1/7/2014) kemarin.

Hendri menilai ketahanan energi Indonesia termasuk yang paling lemah di Asia. Bahkan jauh dibawah Negara yang miskin sumber daya energi minyak, seperti Jepang dan Korea. Selain itu, ketahanan energi Indonesia juga cukup mengkhawatirkan karena volume konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup besar dan pertumbuhannya relative tinggi.

Menurut dia, kebijakan energi sangat penting jika kebijakan benar akan membuat arah pembangunan ekonomi ke depan. Sebaliknya jika salah melangkah akan membuat struktur perekonomian rapuh.

“Saya rasa, amat sangat penting. Kami dari ekonomi kalau arahnya benar kelihatan arah pembangunan ekonomi ke depan. Kalau salah akan membuat struktur rapuh hanya salah mengambil kebijakan,” tutupnya. (Res/Ran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *