Kasus Pembakaran Hutan dan Lahan Oleh PT. Kurnia Subur

hutan

Pekanbaru, Ampuh
Berdasarkan laporan kejadian 25 Februari 2011, terjadi pembakaran lahan yang diduga dilakukan PT. Kurnia Subur di Desa Pulau Jum’at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indra Giri Hulu, Provinsi Riau.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil Lingkungan Hidup (PPNSLH) akhirnya berhasil menangkap tersangka yaitu Mastur alias Asun (Direktur PT. Kurnia Subur) dari Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan PT. Kurnia Subur, Provinsi Riau.

PPNSLH mengumpulan bahan keterangan (pulbaket) ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SPRIN.SIDIK-04/PPNS-LH/02/2011, tanggal 28 Februari 2011. Terungkap ada dua tersangka terlibat dalam perkara tindak pidana perusakan lingkungan hidup.

Perusakan bemodus operandi membakar hutan atau lahan di areal kegiatan perkebunan sawit PT. Kurnia Subur. Lokasinya, di area penyiapan lahan kebun sawit milik MASTUR alias ASUN seluas 300 (tiga ratus) hektar di Desa Pulau Jum’at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau.

“Hari ini PPNSLH, Bareskrim Polri, Imigrasi Bandara Pekanbaru dan Ditreskrimsus Polda Riau berhasil menangkap tersangka Sdr. Mastur alias Asun di Bandara Pekanbaru yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Saat ini PPNSLH menitipkan tersangka di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru”, ungkap Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan, Himsar Sirait.

Pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 98, Pasal 108, Pasal 115 jo Pasal 69 ayat (1) jo Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sebelumnya, pada tanggal 6 September 2013, PPNSLH melalui surat Nomor: SP/02/Kap/PPNSLH/09/2013 mengeluarkan surat penangkapan. Pada tanggal 10 Oktober 2013, PPNSLH melalui surat Nomor: S-227/PPNSLH/10/2013 mengeluarkan surat permohonan bantuan pemasukan dalam daftar pencarian orang (DPO) dan bantuan mencari tersangka. Pada tanggal 26 November 2013, Bareskrim POLRI melalui surat Nomor: DPO/04/PPNS/XI/2013/Bareskrim mengeluarkan surat daftar pencarian orang a/n Sdr. Mastur alias Asun, dan surat No. DPO/05/PPNS/XI/2013/Bareskrim a/n Sdr. Darmalis alias Malis.

“Selanjutnya dalam waktu dekat akan kami lakukan penyerahan tahap II (penyerahan tersangka dan barang Bukti/BB) ke Pengadilan Negeri Rengat, Riau”, terang Himsar Sirait.

Dalam kesempatan terpisah, Jarpen Gultom SH., Direktur Investigasi Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (AMPUH), mengatakan tindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan karena mereka sudah merampas hak hidup orang banyak.

“ Tindak tegas. Berikan hukuman seberat mungkin kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ungkap Jarpen. (KLH/Jill)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *