Anggaran Besar, Kementrian LHK Diminta Tingkatkan Kinerja

oke

Jakarta, Ampuh
Aktivis lingkungan dari Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (Ampuh), Jarpen Gultom,SH mengatakan dengan Anggaran yang telah disetujui DPR-RI Komisi V dengan Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (LHK) dapat meningkatkan kinerja.

Menurutnya,dengan anggaran yang cukup besar di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bisa meningkatkan Kinerja dan berani menghukum pelaku perusak lingkungan.

“Anggaran yang cukup besar yang akan dialokasikan di kementrian hidup dan kehutanan (LHK) bisa membuat kinerja semakin baik dan berani mengeksekusi setiap pelanggaran tentang Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.”Ujar Jarpen saat Berbincang dengan pewarta di Jakarta, Selasa(17/2/2015).

Selain itu, Jarpen juga meminta agar Menteri LHK Siti Nurbaya, berani menerapkan sangsi administrasi, pidana ,perdata, kepada perusahaan yang dinilai berpotensi merusak lingkungan sesuai undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolahan hidup.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI yang dipimpin Ketua Edhy Prabowo, dengan Menteri LHK Siti Nurbaya, Rabu (11/2/2015) pekan lalu, di Gedung Parlemen. Komisi yang membidangi kehutanan ini menyetujui alokasi anggaran untuk membiayai program, diantaranya program pengendalian daerah aliran sungai (DAS) dan Hutan Lindung Rp.1,088 Triliun, konservasi sumber daya alam dan ekosistem Rp.1,547 Triliun dan perhutanan sosial dan kemitraan lingkungan sebesar Rp.308 Milyar.

Untuk diketahui, Komisi VII DPR RI menyetujui pagu tambahan RAPBN-P Kemen LHK Tahun 2015 sebesar Rp.199,6 Milyar, sehingga semula APBN Kemen LHK Tahun anggaran 2015 Rp.6,468 Triliun, menjadi sebesar Rp.6,667 Triliun, yang akan digunakan membiayai 13 Program Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Rudianto Manurung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *