Pameran Kreativitas dari Limbah

Pameran Kreativitas dari Limbah

Pekanbaru, Ampuh
SD Juara Pekanbaru adakan pameran karya upcycle limbah yang dibuat oleh para siswanya. Tema pameran tahun ini yaitu One Product One Child, di mana setiap siswa diwajibkan membuat produk kreatif dari limbah yang memiliki nilai jual.

“Kami mengadakan ini untuk menggali kreativitas peserta didik, sekaligus untuk menanamkan jiwa entrepreneurship di dalam diri mereka sedini mungkin. Karena telah ditanamkan sejak kecil, maka semoga jiwa entrepreneurship itu terus tumbuh hingga mereka dewasa,” tutur Kepala Sekolah SD Juara Pekanbaru, Suriksodi Saputro, Kamis (30/10/2014).

Semua produk karya tangan siswa SD Juara Pekanbaru tersebut dipamerkan secara khusus di sebuah ruangan. Pembukaan pameran diresmikan oleh Kepala Sekolah SD Juara Pekanbaru dan dihadiri para orangtua siswa.

“Kami berupaya agar para siswa di sini memiliki kreativitas yang tinggi. Mampu mengonsep karya kreatif, lantas menuangkan konsep tersebut menjadi sebuah karya. Sebab pola pikir kreatif dibutuhkan di banyak aspek kehidupan,” ujar Suriksodi.

Sekolah Juara merupakan sekolah yang dikelola oleh RZ (Rumah Zakat). Tersebar di 12 kota/kabupaten dengan 14 sekolah mulai dari SD hingga SMK. Selain Sekolah Juara, dalam bidang pendidikan, RZ pun mengembangkan program Beasiswa Juara, Beasiswa Ceria, Gizi Sang Juara, serta bantuan bebas biaya pendidikan.

Dalam kesempatan terpisah, Jarpen Gultom SH, selaku Direktur Investigasi AMPUH di Jakarta, mengatakan pameran karya upcycle limbah yang dibuat oleh siswa Sekolah Dasar (SD) Juara Pekanbaru perlu didukung. Pasalnya, saat ini kita perlu menciptakan produk kreatif dari limbah.

“Kreativitas siswa/I SD Juara Pekanbaru ini wajib dicontoh. Mereka Hebat bisa menciptakan hasil karya dari bahan olahan limbah,” kata Jarpen, di Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Ia mengungkapkan bahwa kreativitas siswa/I tingkat SD ini patut didukung, karna mereka sudah dididik sejak dini untuk mengolah limbah jadi hasil yang punya nilai jual. “Ini luar biasa. Andaikan semua siswa/i memiliki pola pikir kreatif maka dipastikan Indonesia akan memiliki generasi yang hebat khususnya untuk pengolahan limbah,” terang Jarpen. (Sari/Yen)